Upgrading HMK
Upgrading HMK merupakan sarana bagi para pengurus BPHMK untuk lebih menambah semangat. Seperti sebuah komputer agar hasilnya sebuah lebih maksimal perlu dilakukan ‘upgrade’ komputer. Program ini merupakan program kerja awal dari para anggota Departemen PSDM HMK UNDIP. Upgrading dilakukan selama dua hari yaitu tanggal 6 dan 7 Maret 2010. Tema pada upgrading kali ini adalah “Consolidation to Improve and to Stabilize Spirit Management” yang artinya kurang lebih konsolidasi untuk menambah dan menstabilkan semangat para anggota BPHMK.
Hari pertama diisi dengan materi-materi yang berasal daripara nara sumber. Para motivator dihadirkan pada acara ini untuk lebih memacu semangat para anggota BPHMK dalam menggawali setiap langkah HMK ke depan. Para pemotivator yang di hadirkan seperti Bapak Noor Basid A.P. MSi sebagai mantan ketua HMK periode sebelumnya sekaligus sebagai pembina HMK sekarang ini. Kemudian Mas Tri dari BEM TEKNIK yang merupakan seorang motivator yang hebat, masih muda namun telah banyak pengalaman. Hadir pula pengurus BPHMK tahun lalu yang diwakili oleh Mas Ferdian 2007, Mas Johan 2007, dan Mas Agus 2007. Para pengurus tahun lalu sharing suka duka dulu waktu menjadi pengurus BPHMK. Komunikasi antar anggota merupakan sebuah awal untuk membentuk sebuah organisasi yang baik. Setiap anggota juga harus mengerti visi dan misi dari organisasi agar tujuan mereka masuk organisasi semakin jelas. Saat komunikasi telah terjalin dengan baik maka akan timbul rasa saling memahami dan mengerti antara satu anggota dengan yang lain, sehingga organisasi dapat berjalan dengan baik. Konflik memang kadang hadir dalam sebuah organisasi, namun ini merupakan satu tahap untuk mendewasakan para anggotanya. Materi-mater yang diberikan memang sangat baik dan semoga lebih memacu para anggota BPHMK.
Hari kedua sangat menarik dan menyenangkan, karena kegiatan yang dilakukan adalah outbond diluar ruangan. Sebagai trainer adalah Mas Dede Trisna 2005, Mas Rona 2006, serta Mas Ferdi 2007. Permainan pertama dilakukan di dekat jalan menuju Lab Obat tepatnya setelah pertigaan jalan ke Permata Hijau. Ada sebuah kubangan lumpur yang lumayan besar. Peserta dibagi dalam dua kelompok dan saling berebut untuk mendapatkan bola. Permainan ini dinamakan detektor pencari radikal bebas. Permainan detektor ini dilakukan, satu orang sebagai Absorben (pengumpul bola) dan satu lagi sebagai Detektor (pengarah) yang lain sebagai penganggu kelompok lain. Absorben ditutup matanya dengan slayer dan bertugas mencari bola dalam genagan air sesuai arahan Detektor. Serunya ketika permainan ini semua anak berteriak-teriak mengganggu konsentrasi absorben mencari bola, sehingga absorben sampai binggung. Pemenang adalah kelompo yang berhasil mengumpulkan 5 bola terlebih dahulu. Permainan kedua lebih menyenangkan lagi, namanya Elektron dalam orbital. Elektron disimbolkan dengan batu yang dibungkus plastik putih dan pink. Tiap peserta dibagi menjadi dua kelompok kembali dan bersaing memperebutkan batu-batu tersebut. Permainan ini sangat menantang dan membuat kita sangat binggung, karena dalam area kubangan air yang besar tersebut harus mencari batu yang besarnya sangat kecil tetapi tidak boleh pakai tangan. Strategi tiap tim bermacam-macam, ada yang menyisir tiap daerah, ada yang bersama-sama mencari dalam satu baris, dan teknik-teknik gila lainnya. Permainan hampir selesai, ketika salah satu kelompok berhasil mendapatkan batu tersebut, namun dianulir oeh Mas Rona sebagai Trainer. Akhirnya permainan diulang dengan memperebutkan satu batu. Para peserta mencari sampai lebih dari 15 menit tapi tidak menemukan hasil, sampai dua kelompok di belakang menyusul. Sehingga membuat peraturan dirubah dengan gabungan antara dua tim awal melawan dua tim terakhir tersebut. Sekarang menjadi tambah seru, karena yang mencari banyak dan tiap 10 detik para trainer melemparkan air berisi cairan biru, seperti acara benteng takeshi. Peserta juga tidak kalah heboh karena kelompok saling serang dengan air lumpur. Pokoknya semua basah dan berlumpur. Akhirnya sampai ke permainan terakhir yaitu perang-perangan air. Dibagi dua tim yang pertama sebagai penyerang bendera dan yang kedua sebagai yang mempertahankan bendera. Serunya permainan dilakukan dalam hutan kecil sebelah lab obat. Ada yang jatuh, kejar-kejaran, basah-basahan kena air. Meskipun capek namun semua senang.
Setelah outbond selesai, para trainer memberikan hikmah tiap permainan yang dilakukan. Semua permainan itu memberikan pelajaran tentang arti kebersamaan, komunikasi tiap anggota, strategi dan hikmah lain yang dapat diambil tiap peserta.

upgrading hari pertama agak ngantuk, tapi hari kedua, wow…that was so memorable for me…that was cool…